saco-indonesia.com, Buntut dari tewasnya Ade Sudrajat yang berusia 16 tahun , saat terjadi tawuran antara SMK YKTB dengan SMK Wiyata Karisma Rabu (12/2) kemarin, akhirnya polisi telah menetapkan tiga pelajar jadi tersangka.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Didik Purwanto juga mengaku, tiga pelajar yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah RD 16, YP 16, dan FB 15.

“Ketiga pelajar ini juga merupakan siswa SMK Menara Siswa dan YKTB. Sedangkan Riki, pelaku pembacokan masih buron,”kata AKP Didik.

Menurut AKP Didik, tawuran bermula saat sekelompok siswa SMK Menara Siswa (Mensis) sedang nongkrong di Gapura perumahan Telaga Kahuripan dekat pangkalan ojek.

Tiba-tiba mereka telah diserang sekitar 30 orang  pelajar gabungan dari SMK Wiyata Karisma dan SMK YKTB Kota Bogor.

Kelompok dari dua sekolah berbeda yang telah menyatu dalam satu kelompok ini, mempersenjatai diri dengan clurit.

“Deden siswa SMK YKTB 1 Yasmin dan Ridho siswa SMK YKTB jalan Semeru yang telah menjadi ketua kelompok penyerangan. Keduanya memegang senjata tajam,”kata Didik .

Kedua sekolah ini, diakui Kasat, telah memiliki dendam lama dengan sekolah korban.

“Pengakuan FB, satu pelajar yang kini jadi tersangka, yang telah membacok korban hingga clurit masih menempel dibadan saat ditemukan, adalah Riki. Pelaku sudah DO. Dia yang menggerakan aksi,”paparnya.

Korban ditikam saat terjatuh karena berlari mundur ketika menghindari serangan balik lawan.

“Ketiga pelaku tersebut dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Tiga pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran adalah Agung, Bastiar dan Riki,” ujar Didik Purwanto.

Diberitakan sebelumnya, tawuran antar pelajar SMK di Bogor, telah menelan satu korban jiwa.

Ade Sudrajat (16), siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma, tewas di lokasi akibat terkena sabetan clurit di kepalanya. Warga Kampung Tegal RT 1/03 Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor ini, tewas dengan 3 luka sabetan clurit di bagian kepala, pinggang dan punggungnya.


Editor : Dian Sukmawati

TIGA PELAJAR DI BOGOR JADI TERSANGKA

Artikel lainnya »