Sama seperti mandi, keramas, dan menggososok gigi, Anda pun juga harus membersihkan tubuh dari dalam. Cara tersebut telah dikenal dengan detoksifikasi atau mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh secara alami. Anda juga dapat mengonsumsi air perasan jeruk lemon atau minum banyak air putih untuk detoks.

Selain itu, berikut adalah alasan penting kenapa Anda harus melakukan detoks pada tubuh Anda.

Membersihkan usus
Usus juga merupakan salah satu organ tubuh yang vital di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu proses detoksifikasi yang mampu untuk membersihkan usus mampu menyehatkan tubuh Anda.

Memperkuat sistem kekebalan tubuh
Apakah Anda sering mengalami flu dan sembelit? Hal itu juga merupakan tanda dari menurunnya sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu cobalah detoks untuk dapat mengeluarkan racun di dalam tubuh yang mampu membuat tubuh Anda menjadi mudah sakit.

Menyehatkan kulit
Karena proses detoksifikasi mampu untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh termasuk kulit, maka kulit Anda akan menjadi cerah dan sehat.

Menurunkan berat badan
Detoksifikasi akan meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk membakar lemak secara alami. Sehingga hal ini akan bermanfaat untuk program penurunan berat badan.

Menambah energi
Detoksifikasi akan membantu untuk dapat mengeluarkan racun di dalam tubuh sehingga dapat mengatur ulang jam tubuh Anda. Sehingga efek positif dari hal ini adalah Anda mendapatkan tambahan energi dari dalam tubuh untuk beraktivitas.

Memperlambat penuaan dini
Membersihkan tubuh dari luar memang penting. Namun membersihkan tubuh secara alami dari dalam juga jauh lebih penting. Radikal bebas, racun, dan logam berat yang dapat menyebabkan penuaan dini mampu Anda bersihkan dengan proses detoks.

Mempercepat penyerapan nutrisi
Proses detoks yang membersihkan pencernaan Anda akan dapat membantu mempercepat penyerapan nutrisi di dalam usus. Sehingga tubuh Anda pun akan lebih sehat.

Meningkatkan gaya hidup sehat
Detoksifikasi telah memerlukan konsumsi segala sesuatu yang sehat, seperti buah, sayur, dan rempah-rempah. Oleh karena itu proses ini akan memacu Anda untuk lebih serius dalam menjalankan pola hidup sehat.

Proses detoks mulai dikenal saat ini sebagai upaya untuk dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Oleh karena itu tidak ada salahnya apabila Anda mencobanya sebab proses ini mendatangkan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda.

8 Alasan penting kenapa harus melakukan detoksifikasi tubuh
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepalís Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Artikel lainnya »