saco-indonesia.com, Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin telah menilai keliru sikap Bupati Ngada Marianus Sae yang telah melakukan pemblokiran terhadap Bandara Turelelo Soa, NTT. Menurut dia, sebagai pejabat negara, seharusnya Marianus bisa untuk memberikan contoh yang baik.

"Harusnya sebagai seorang kepala daerah beliau justru harus memberikan contoh yang baik buat masyarakat," ujar Saleh dalam pesan singkat, Senin (23/12).

Dia juga menjelaskan, pemicu yang telah membuat Marianus marah harusnya bisa diantisipasi dengan baik tanpa harus bersikap arogan. Dia telah menilai, tindakan ini juga akan mencoreng dunia penerbangan Tanah Air.

"Ini adalah tindakan arogansi dan tidak dapat dibenarkan sama sekali dan ini juga sangat mencoreng dunia penerbangan Indonesia di mata internasional," kata anggota Komisi V DPR yang membidangi Perhubungan ini.

Saleh pun juga mendesak agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memberikan sanksi akibat insiden itu. Bahkan menurut dia, Bupati Ngada juga bisa dituntut pidana 3 tahun dan denda Rp 1 miliar.

"Untuk itu Kemenhub harus bisa memberikan teguran ke pemda setempat terkait masalah tersebut. Dia juga sudah melanggar Pasal 421, UU No 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan. Ancaman Pidana 3 tahun, denda Rp 1 miliar. Harusnya polisi dapat langsung mengambil tindakan. Karena itu sudah mengancam nyawa manusia," pungkasnya.


Editor : Dian Sukmawati

 

BUPATI NGADA BISA DIPENJARA 3 TAHUN

Artikel lainnya »