Berbagai dukungan untuk dapat mengusung Joko Widodo (Jokowi) mencalonkan diri sebagai presiden semakin gencar. Sejumlah elemen masyarakat telah mulai membentuk organisasi-organisasi demi menunjukkan dukungan mereka terhadap Jokowi. Meski telah mendapat dukungan besar dari masyarakat, tak lantas membuat Jokowi berbesar hati. Dengan nada santai, Jokowi telah mengungkapkan aksi mereka adalah bentuk demokrasi yang nyata di tanah air, sehingga tidak bisa dihalang-halangi. "Ya itulah demokrasi, saya tidak bisa membubarkan kalau saya tidak setuju. Mosok ada yang dukung tapi saya malah nolak-nolak. Tidak mungkin," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/3). Jokowi juga mengaku tidak merasa tersanjung dengan banyaknya dukungan masyarakat untuk dapat mencapreskan dirinya. Meski begitu, dia juga tidak merasa terganggu, melainkan telah memberikan kebebasan sepenuhnya. Ketika dikonfirmasi mengenai rencana dirinya untuk dapat melakukan kunjungan atau bersilaturahmi dengan pendukungnya, Jokowi juga mengatakan, belum sempat. Karena masih banyak pekerjaan di Jakarta. "Orang pekerjaan kita aja banyak, ini hujan lagi," tutupnya. Seperti yang telah diketahui, Srikandi Jokowi yang beranggotakan para perempuan pelopor Jokowi Presiden dideklarasikan di Tugu Monumen Nasional (Monas) kemarin . Di mana dalam acara ini telah dihadiri ratusan perempuan dari berbagai daerah. ''Jumlah perempuan lebih besar dibanding laki-laki, sehingga perempuan lebih menentukan nasib dan masa depan bangsa ini," kata Ketua Umum Srikandi Jokowi, Vivi di Monas. Vivi juga mengatakan, bangsa ini juga sudah lama terlena dengan janji para politisi, yang selalu terdengar nyaring menjelang pemilihan umum. Tetapi apa yang terjadi, keadaan tak berubah, jumlah orang miskin semakin banyak. JOKOWI TAK GUBRIS SOAL DUKUNGAN CAPRES

Artikel lainnya »